March 20, 2011

* MENGEMBANGKAN SIKAP YANG LEBIH POSITIF

Hi!!!

Hmmmm... Membangkitkan Spirit Monday dengan membaca. Langsung post nih, mudah-mudahan berguna bagi yang perlu membangun SEMANGAT HARI SENIN!!! Tapi gx buat hari Senin aja sii for Ourlife.

Chekiidooot...

Sikap positif artinya perilaku baik yang sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma kehidupan yang berlaku dalam masyarakat. Sikap positif tercermin dalam :

* Disiplin, suka bekerja keras, ulet, serta jujur.

* Setia kawan, kekeluargaan, rela berkorban, selalu menyelesaikan tanggung -jawab dengan baik, penolong, berani membela kebenaran serta memiliki toleransi yang tinggi.
* Hemat, gemar menabung, dan hidup sederhana.

* Bertakwa terhadap Tuhan yang Maha Esa dan selalu memohon pertolongan Tuhan setiap

mengalami kesulitan.

Sedangkan sikap negatif ialah sikap yang tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma kehidupan yang berlaku dalam masyarakat atau bahkan bertentangan. Seikap ini tercermin dalam :


* Kemalasan, mudah tersinggung, merasa paling berkuasa, emosional, serta suka

memaksakan kehendak.
* Ceroboh, tidak tertib, dan tidak disiplin.
* Rendah diri, cemburu, dan pemalu.
* Boros serta bergaya hidup mewah.
* Tidak bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa.

Bagaimana Anda dapat membangun dan mempertahankan sikap positif?

- Miliki kesadaran akan prinsip-prinsip yang membangun sikap positif

- Miliki keinginan untuk berubah

- Kembangkan disiplin dan dedikasi untuk mempraktekkan prinsip-prinsip itu

Sebagai orang yang telah dewasa, tidak perduli lingkungan kita, pendidikan dan pengalaman kita, siapakah yang paling bertanggung jawan atas sikap kita? KITA SENDIRI! Kita harus menerima tanggung jawab untuk waktu tertentu dalam hidup kita. Kita seringkali menyalahkan setiap orang dan setiap hal dan tidak mau menyalahkan diri kita sendiri. Adalah terserah kita untuk memilih sikap kita setiap pagi, Sebagai orang dewasa, kita perlu menerima tanggung jawab atas sikap dan tindakan kita.

Orang dengan sikap negative akan menyalahkan seluruh dunia, orang tua mereka, guru-guru mereka, pasangan mereka, kehidupan ekonomi dan pemerintah atas kegagalan-kegagalan mereka.

Anda harus melepaskan diri dari masa lalu. Kebaskan debu Anda, kembalilah kepada jalur yang benar. Ambillah mimpi-mimpi Anda seluruhnya dan majulah. Pikirkanlah pikiran-pikiran positif yang benar, jujur dan baik, hal itu akan menaruh diri Anda dalam konsep berpikir yang positif.

Jika kita ingin membangun dan mempertahankan sikap positif, kita perlu dengan sadar mempraktekkan langkah-langkah berikut:

Langkah 1: Ubah Fokus, Lihat Kepada Yang Positif

Kita perlu menjadi penemu hal-hal yang baik. Kita perlu untuk fokus pada hal-hal positif dalam hidup. Mari mulai melihat pada apa yang benar dari seseorang atau situasi daripada melihat yang salah. Karena kita begitu terkondisi untuk mencari kesalahan dan membuat kita melupakan gambaran yang positif.

Bahkan jikalau ada dalam surga sekalipun orang pencari kesalahan akan menemukan kesalahan. Kebanyakan orang menemukan apa yang mereka cari. Jika mereka mencari persahabatan, kebahagiaan dan hal-hal positif, itulah yang akan mereka peroleh. Jika mereka mencari perseteruan atau ketidak-perdulian, maka hal itulah yang mereka peroleh. Berhati-hatilah – mencari hal-hal positif bukan berarti melewatkan kesalahan.

Mencari Emas
Sebagai seorang bocah Skotlandia, Andrew Carnegie datang ke Amerika dan mulai mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang aneh. Ia mengakhiri sebagai pemiliki pabrik baja tebesar di Amerika.

Dalam satu waktu ia memiliki 43 milyuner bekerja baginya. Beberapa dekade yang lalu, jutaan dolar adalah jumlah uang sangat besar, bahkan hari ini juga masih merupakan jumlah yang besar. Seseorang pernah bertanya kepada Carnegi bagaimana ia berurusan dengan banyak orang? Andrew Carnegie menjawab, “Berurusan dengan banyak orang adalah seperti menggali emas. Ketika Anda menggali untuk 1 ons emas, Anda harus memindahkan berton-ton kotoran untuk mendapatkan 1 ons emas. Tetapi jika Anda terus menerus menggali, Anda tidak akan mencari kotoran, Anda terus menggali untuk menemukan emas.” Jadi apakah fokus Anda? Menjadi penggali emas! Jika Anad mencari apa yang salah dari orang lain atau hal-hal yang ada, Anda akan menemukan banyak. Jawaban Carnegi mengandung pesan yang penting. Ada hal yang positif dalam diri setiap orang dan dalam setiap situasi. Kadang kala Anda harus menggali dalam-dalam untuk mencari hal-hal positif karena mungkin hal itu tidak kelihatan. Di samping itu, kita begitu terbiasa utnuk melihat apa yang salah pada orang lain dan situasi, kita lupa untuk melihat yang benar. Ingatlah – bila Anda pergi mencari emas, Anda harus mengeluarkan berton-ton kotoran untuk mendapatkan satu ons emas. Tetapi jika Anda terus mencari, Anda tidak akan pergi mencari kotoran, Anda terus mencari emas.

Orang Negatif Selalu Mengkritik dan Pesimis
Beberapa orang selalu mengkritik apapun itu. Tidak perduli ada di sisi mana, mereka selalu ada di sisi lainnya. Mereka membuat karir dari kritiknya.

Sementara itu ada orang yang selalu melihat hal yang negatif. Apakah seorang pesimis?
Pesimis adalah mereka yang:

- merasa buruk ketika mereka merasa baik, karena takut bahwa mereka akan merasa lebih buruk ketika merasa lebih baik

- menghabiskan kebanyakan hidupnya dengan mengkomplain

- selalu mematikan terang untuk melihat kegelapan

- selalu mencari keretakan dalam cermin kehidupan

- tidak dapat menikmati kesehatan mereka karena berpikir mungkin mereka akan sakit besok

- tidak hanya berharap yang lebih buruk tetapi membuat yang terburuk dari apapun yang terjadi

- tidak melihat donut, tapi hanya melihat lubangnya saja

- percaya bahwa matahari bersinar hanya untuk mengusir bayangan gelap

- melupakan berkat-berkat mereka dan menghitung kesusahan mereka

Siapakah seorang yang optimis? Mungkin dapat digambarkan sebagai berikut:

Begitu kuat sehingga tidak ada apapun yang dapat mengganggu ketenangan pikirannya. Membicarakan kesehatan, kebahagiaan dan kelimpahan kepada setiap orang yang ditemuinya. Membuat semua sahabatnya merasa bahwa ada sesuatu di dalam mereka. Melihat sisi terang dari setiap hal. Hanya memikirkan yang terbaik, bekerja hanya untuk yang terbaik, dan mengharapkan hanya yang terbaik. Menjadi antusias atas kesuksesan orang lain sebesar atas diri sendiri. Melupakan kesalahan-kesalahan masa lalu dan terus berusaha mengejar pencapaian-pencapaian yang lebih besar. Memberi senyuman kepada setiap orang. Menghabisakn lebih banyak waktu memperbaiki diri Anda dan tidak punya waktu sisa untuk mengkritik orang lain.

Dicuplik dari Buku "You Can Win" oleh Shiv Khera





Punya pencerahan???

Aku menghaturkan nuhun ni buat guru BK-ku Bu
Ninik Suprapti... :)

No comments:

Post a Comment

IsauraLink

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Isaura Search